Jejak

Februari 11th, 2008
Posted in Dunia Islam
1 Comment »

Menapaki langkah-langkah berduri
Menyusuri rawa lembah dan hutan
Berjalan di antara tebing curam
Semua dilalui demi perjuangan
Letih tubuh di dalam perjalanan
Saat hujan dan badai merasuk di badan
Namun jiwa harus terus berjalan / tetap bertahan
Karna perjalanan masih panjang

Kami adalah tentara Allah
Siap melangkah menuju ke medan juang
Walau tertatih kaki ini berjalan
Jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan
Wahai tentara Allah bertahanlah
Jangan menangis walau jasadmu terluka
Sebelum engkau bergelar syuhada
Tetaplah bertahan dan BERSIAP SIAGALAH !

Lirik nasyid Maidany, Didedikasikan kepada saudara-saudara di kepanduan dan para tentara Allah

Mujahid Menjadikan Da’wah sebagai Obsesinya

Februari 6th, 2008
Posted in Dunia Islam
No Comments »

Imam Hasan al-Banna mengatakan: “Saya dapat menggambarkan sosok mujahid adalah seorang yang dalam kondisi mempersiapkan dan membekali diri, berpikir tentang keberadaannya pada segenap dinding hatinya. la selalu dalam keadaan berpikir. Waspada di atas kaki yang selalu dalam kondisi siap. Bila diseru ia menyambut seruan itu.

Waktu pagi dan petangnya, bicaranya, keseriusannya, dan permainannya, tidak melanggar arena yang ia persiapkan diri untuknya. Tidak melakukan kecuali misinya yang memang telah meletakkan hidup dan kehendaknya di atas misinya. Berjihad di jalannya. Anda dapat membaca hal tersebut pada raut wajahnya. Anda dapat melihatnya pada bola matanya. Anda dapat mendengarnya dari ucapan lidahnya yang menunjukkanmu terhadap sesuatu yang bergolak dalam hatinya, suasana tekad, semangat besar serta tujuan jangka panjang yang telah memuncak dalam jiwanya. Jiwa yang jauh dari unsur menarik keuntungan ringan di balik perjuangan.

Adapun seorang mujahid yang tidur sepenuh kelopak matanya, makan seluas mulutnya, tertawa selebar bibirnya, dan menggunakan waktunya untuk bermain dan kesia-siaan, mustahil ia termasuk orang-orang yang menang, dan mustahil tercatat dalam jumlah para mujahidin.”

Hakikat Da’wah

Februari 5th, 2008
Posted in Dunia Islam
2 Comments »

Siapapun yang mendalami ilmu agama Allah mengetahui bahwa posisi da’wah ilalah berada pada posisi yang paling tinggi dan sarana mendekatkan diri pada Allah yang paling baik. Kenapa tidak? Da’wah adalah misi para Anbiya, jalan para rasul dan auliya. Dengan jalan itulah, rahmat Allah menyebar dan kesesatan lenyap.

“Dan hendaklah di antara kalian ada sekelompok yang menyeru kepada kebaikan dan memerintahkan yang ma’ruf serta melarang yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.”(QS. Ali Imran: 104)